Persatuan dengan Yesus Kristus, Tuhan kita, yang menjadi topik buku ini, merupakan sebuah kebenaran biblikal yang mendalam dan indah yang meninggikan Allah Tritunggal dan menghibur orang-orang yang percaya. Heinrich Heppe menjelaskan natur dan signifikansi kebenaran ini di dalam theologi Reformed Eropa kontinental:
Dengan demikian, menurut naturnya yang sesungguhnya, panggilan atas kaum pilihan adalah sebuah insitio in Christum atau unio cum Christo, sebuah persatuan yang nyata, menyeluruh, spiritual, dan tidak bisa diputus antara pribadi orang pilihan dan Sang Penebus yang ilahi-manusawi, sehingga bagi orang pilihan, Sang Penebus adalah … sama seperti jiwa bagi tubuh. Maka, ditanamkannya orang pilihan ke dalam Kristus adalah permulaan dari semua pengapropriasian (penerapan) keselamatan, dari semua persekutuan di dalam keselamatan (gratia) dan di dalam kemuliaan (gloria). Pada akar dari seluruh doktrin tentang pengapropriasian keselamatan terdapat doktrin tentang insitio atau insertio in Christum, yang melaluinya kita hidup di dalam Dia dan Ia ada di dalam kita. Maka para pakar dogmatika membahasnya dengan penekanan yang khusus.1
Beralih ke Kepulauan Britania, John Flavel (1628–1691), seorang pengkhotbah Presbiterian Inggris, takjub dengan unio cum Christo yang kita miliki:
Bagaimanakah tinggi dan mulianya kemajuan orang-orang yang percaya, oleh persatuan mereka dengan Sang Tuhan kemuliaan? Ini juga merupakan sebuah misteri yang menakjubkan sekaligus mengherankan; ini adalah martabat tertinggi yang dimungkinkan bagi kemampuan natur kita untuk dipersatukan secara hipostatis; dan kemuliaan terbesar yang dimungkinkan bagi kemampuan pribadi kita untuk dipersatukan secara mistis dengan Tuhan kemuliaan ini; untuk menjadi tulang dari tulang-Nya, dan daging dari daging-Nya. Oh betapa ajaibnya ini! Hai, orang-orang Kristen, apakah kamu mengetahui dan memercayai semua ini, dan hatimu tidak berkobar-kobar di dalam dirimu di dalam kasih kepada Kristus?2
Buku ini berisi ceramah-ceramah dan khotbah-khotbah pada British Reforned Fellowship (BRF) Family Conference (Konferensi Keluarga British Reforned Fellowship [BRF]) yang ke-16, yang diselenggarakan di Castlewellan Castle, County Down, Irlandia Utara mengenai “Persatuan dengan Kristus” (9–16 Juli 2022). Meskipun semua materi yang disampaikan ini telah dikerjakan ulang untuk penerbitan di dalam bentuk tertulis ini, salah satunya telah dikembangkan secara ekstensif: “Kristus Dijadikan Milik Kita:” Doktrin Calvin tentang Persatuan.
Bab-bab dari buku ini tidak mengikuti urutan asli dari penyampaian lisannya. Di sini kami telah mengadopsi sebuah pendekatan logis dengan mengawali dengan Sang Juru Selamat yang dengan-Nya kita dipersatukan (bagian 1), sebelum melanjutkan secara kronologis dengan Perjanjian Lama (bagian 2) dan Perjanjian Baru (bagian 3) tentang unio cum Christo, dan mengakhiri dengan (sekelumit) theologi historis tentang tema mulia ini (bagian 4).
Dua penulis utama buku ini sama-sama berasal dari Amerika Serikat. Buku ini adalah buku BRF yang kedelapan dan terakhir yang ditulis oleh David J. Engelsma, seorang profesor theologi emeritus, yang dengan berbagai cara telah sangat membantu British Reformed Fellowship sejak permulaannya pada tahun 1990. Berkontribusi untuk buku BRF-nya yang pertama adalah Brian L. Huizinga, yang sebelumnya menjabat sebagai gembala sidang Hope Protestant Reformed Church di Redlands, California, dan yang sekarang menjadi Profesor Dogmatika dan Perjanjian lama di Protestant Reformed Seminary di Wyoming, Michigan. Mereka berdua bertanggung jawab atas Bagian 1 dan 3 buku ini, yang terdiri dari dua khotbah pada Hari Tuhan dan lima ceramah utama. Angus Stewart, hamba Tuhan di Covenant Protestant Reformed Church (CPRC) di Ballymena, Irlandia Utara, telah menulis bab 3 dan 9 (Bagian 2 dan 4).
Tuhan Yesus sendiri mengilustrasikan persatuan mistis kita dengan-Nya seperti persatuan cabang-cabang di dalam pokok anggur (Yoh 15:1–8). Itulah sebabnya sampul depan buku ini menggunakan foto sebuah kebun anggur yang indah.
Persatuan dengan Kristus adalah buku BRF yang kedelapan dan sebuah tambahan yang berharga bagi koleksi kami yang terus berkembang: Keeping God’s Covenant (2006, Memelihara Kovenan Allah), The Five Points of Calvinism (2008, Lima Pokok Calvinisme), The Work of the Holy Spirit (2010, Pekerjaan Roh Kudus), The Reformed Worldview (2012, Wawasan Dunia Reformed*), Ye Are My Witnesses (2014, Kamulah Saksi-Saksi-Ku), Be Ye Holy (2016, Jadilah Kamu Kudus), dan Behold, I Come Quickly (2018, Aku Datang Segera).3*
Harapan dan doa kami adalah agar buku ini mendorong penyebaran pemahaman, manfaat, dan penikmatan spiritual akan persatuan dengan Tuhan Yesus bagi para pembaca di mana pun, “kepada [siapa] Allah mau memberitahukan, betapa kaya dan mulianya rahasia itu di antara bangsa-bangsa lain, yaitu: Kristus ada di tengah-tengah kamu, Kristus yang adalah pengharapan akan kemuliaan!” (Kol. 1:27).
Rev. Angus Stewart
Ketua BRF
Untuk bahan-bahan lain dalam bahasa Indonesia, klik di sini.
_______________________________________

